Penggerebekan Kafe di Senggigi, 21 Orang Diamankan Terkait Dugaan Peredaran Narkoba
Table of Contents
![]() |
| Aparat gabungan menggerebek Bahari Cafe & Karaoke di Desa Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat, NTB, Kamis (23/10/2026). |
Lombok, Radarindo.asia-
Kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat, NTB, diwarnai penggerebekan aparat gabungan. Sebuah kafe dan tempat karaoke di Desa Senggigi, Kecamatan Batu Layar, digerebek pada Kamis (22/10/2026) dini hari karena diduga menjadi tempat peredaran narkoba.
Sebanyak 21 orang diamankan dalam penggerebekan di Bahari Cafe & Karaoke tersebut. Salah satunya seorang 'mami' lady companion (LC) berinisial MR yang diduga menjadi bandar narkoba.
Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Roman Smaradhana Elhaj mengatakan petugas menyita 23 butir inex dan 2,45 gram sabu dari MR. "Bandarnya si mami ini," kata Roman, Jumat (23/10/2026),
Inex berwarna ungu ditemukan di dalam tas MR. Menurut polisi, narkoba tersebut dijual kepada pengunjung kafe dengan harga Rp 800 ribu per butir. MR diduga mengedarkan narkoba dengan menyasar pengunjung melalui LC.
"Yang ditangkap ada pengedar, ada bandarnya di 'mami' itu. Pengedarnya salah satu LC. Yang lainnya pengguna. Semuanya positif," ujar Roman.
Petugas juga menemukan inex dari salah satu pengunjung yang disebut membelinya dari MR. Polisi masih memeriksa para pengunjung dan pihak terkait untuk mendalami peredaran narkoba tersebut.
Penggerebekan melibatkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB dan TNI. Setelah operasi, Bahari Cafe & Karaoke dipasangi garis polisi. Polisi juga akan melakukan penggeledahan lanjutan untuk mencari barang bukti lain yang diduga masih berada di lokasi.
Penggerebekan ini menjadi perhatian di kawasan Senggigi yang dikenal sebagai salah satu tujuan wisata di Lombok. Aparat masih mendalami kasus tersebut, termasuk jaringan peredaran narkoba yang diduga melibatkan tempat hiburan tersebut.

Posting Komentar