Jaringan Wi-fi BKPP Mamasa Putus Tak di Bayar, Kaban Bungkam Saat di Konfirmasi
![]() |
| Gambar kantor BKPP Kabupaten Mamasa |
Mamasa, Radarindo.asia-
Kondisi operasional di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mamasa dinilai krusial dalam menunjang pelayanan administrasi kepegawaian.
Hal ini disebabkan terputusnya fasilitas vital koneksi internet yang secara langsung menurunkan produktivitas dan memicu hambatan pelayanan bagi aparatur sipil negara (ASN).
Bagaimana tidak sudah empat bulan koneksi internet Wi-fi di kantor BKPP di putus oleh pengelolah jaringan wifi (Provider) karna tidak di bayar.
Hal tersebut membuat sejumlah pegawai BKPP mengeluhkan putusnya jaringan Wi-fi yang berakibat pekerjaan pelayanan dikantor BKPP Kabupaten Mamasa tidak berjalan secara maksimal.
"Sudah empat bulan jaringan Wi-fi diputus karena tidak dibayar Bagaimana kami mau bekerja maksimal sementara kami dituntut untuk bekerja semaksimal mungkin sementara fasilitas vital kami seperti jaringan internet Wi-fi tidak ada kami mau upload data kepegawaian, absen online, semua terganggu karna jaringan Wi-fi terputus," Ungkap salah satu pegawai BKPP yang enggan disebutkan namanya. Kamis (29/10/2026).
Kondisi ini sangat miris dan memalukan. dimana BKPP sebagai jantung urusan pelayanan kepegawaian di Mamasa, justru lumpuh secara teknologi hanya karena persoalan sepeleh yakni tagihan jaringan internet Wi-ifi tidak terbayarkan.
Pertanyaan besar pun muncul, terkait pengelolaan anggaran operasional kantor BKPP Mengapa hal vital seperti internet bisa sampai empat bulan tidak dibayar hingga diputus oleh provider.
Tentu kejadian ini mengarah kepada Kepala BKPP Mamasa Baso Parjuni Amri yang dinilai lalai dalam mengelola manajemen kantor tersebut selaku penanggung jawab.
Kejadian ini memicu tanggapan serius dari kalangan masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang meminta Bupati Mamasa Welem Sambolangi untuk segera mengevaluasi kinerja Kepala BKPP Mamasa.
Sementara itu kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mamasa Baso Parjuni Amri bungkam saat di konfirmasi melalui telfon Whatsappnya dimana nomor tersebut berdering tapi tidak di angkat. (tdn)
Penulis : Tandan Joker
Admin : Sakaria

Posting Komentar