Bocah 4 Tahun Selamat dari Kecelakaan Mobil SPPG di OKU Timur, Ayah-Ibu dan Kakaknya Tewas
Table of Contents

OKU Timur, Radarindo.asia-
Seorang bocah kelas 2 SD bernama Mahardika (4) mengalami nasib pilu. Ayah, ibu, dan kakaknya meninggal dunia kecelakaan maut yang melibatkan motor yang dinaiki keluarganya dan mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kecelakaan maut tersebut terjadi Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (8/10/2026).
Dalam kecelakaan ini, Mahardika yang ikut membonceng selamat, sementara ketiga anggota keluarganya meninggal dunia.
Direktur RSUD Oku Timur, Sugihartono mengatakan bahwa saat ini dirawat di HCU dalam kondisi sadar.
Korban mengalami sejumlah luka di bagian kepala dan patah tulang kaki.
Pihak rumah sakit pun telah melakukan penanganan operasi pada hari ini, Jumat (9/10/2026).
"Pasien masih dirawat di HCU (High Care Unit), tetapi dalam kondisi sadar atau compos mentis (CM). Pasien dirawat bersama oleh dokter anak dan dokter bedah," ujar dr Sugihartono.
Ia juga menuturkan bahwa apabila perawatan lancar, maka kondisi korban akan memulih dalam waktu tiga hingga lima hari.
Meski kehilangan ayah, ibu, dan kakaknya, korban saat ini tetap didampingi oleh keluarga besarnya.
Diketahui, kecelakaan ini terjadi sekira pukul 10.55 WIB, Kamis kemarin.
Saat itu, sebuah mobil SPPG bernopol BG 8546 YH oleng dan masuk ke jalur lawan hingga menabrak motor Yamahan Vixion bernopol BG 5688 AAC.
Kanit Gakkum Satlantas Polres OKU Timur, Ipda Sudiono mengatakan, mobil Grand Max melaju kencang saat dikemudikan oleh Muhammad Unus Jauhari (26).
Di lokasi kejadian, mobil sempat menikung di kondisi jalan yang bergelombang dan berpasir.
"Saat melintas di lokasi kejadian setelah jalan menikung, mobil oleng ke kiri dan masuk ke jalan yang bergelombang dan berpasir,"
Sumber: Tribunnews
Posting Komentar